Cari Di Blog Ini

Rabu, 21 Desember 2011

Survey: 20 Persen Wanita AS Pernah Diperkosa




VIVAnews Sebuah studi terbaru menunjukkan sedikitnya 20 persen wanita di Amerika Serikat pernah diperkosa atau hampir diperkosa. Selain itu, diperkirakan 25 persen wanita di negara ini pernah mengalami kekerasan seksual yang dilakukan pacar atau suami mereka.

Dilansir dari kantor berita BBC, Kamis 15 Desember 2011, fakta ini terungkap berkat survey berskala nasional tentang kekerasan seksual oleh pasangan intim yang digelar oleh Badan Pengendalian Penyakit Menular (CDC).

Survey ini juga menemukan bahwa lebih dari 24 orang di AS setiap menitnya melaporkan kasus perkosaan, kekerasan dan penguntitan. Hasil dari studi tahun pertama ini dinilai mencengangkan.


"Orang-orang yang mengalami kekerasan seksual, dikuntit, atau dikasari pasangan atau orang dekatnya akan merasakan efeknya seumur hidup," kata Dr. Linda Degutis, kepala divisi Pencegahan dan Kendali Luka CDC.

Contoh efek yang dirasakan para korban, menurut Degutis, adalah meningkatnya rasa ketakutan dan gangguan stres pasca trauma. Kondisi klinis seperti asma, infeksi kandung kemih, diabetes, sakit kepala yang sering muncul, nyeri kronis, dan sulit tidur juga merupakan kondisi yang kerap ditemui pada para korban kekerasan seksual.

Banyak korban yang mengalami kekerasan seksual di usia muda, dengan persentase 80 persen korban mengalaminya sebelum usia 25 tahun. Sebanyak 35 persen wanita bahkan diperkosa sebelum mencapai 18 tahun, dan diperkosa kembali saat dewasa.

Dalam studi, ditemukan bahwa kekerasan seksual tidak hanya dialami oleh wanita, pria pun dapat mengalami hal yang sama. Ditemukan bahwa satu dari tujuh pria pernah mengalami percobaan perkosaan, atau bahkan diperkosa.

Sebanyak 53 persen pria korban kekerasan mengaku mengalami kekerasan seksual sebelum berusia 25 tahun. Bahkan 25 persen pria korban perkosaan pertama kali diperkosa saat berusia 10 tahun atau lebih muda. (sj)

Tidak ada komentar: