Cari Di Blog Ini

Senin, 09 Januari 2012

Jawaban bagi Umat Kristen yang Meragukan Kepalsuan Alkitab (Bibel)



Seorang pembaca melaporkan kasus peredaran beberapa buku Kristen yang menggugat keabsahan Al-Qur'an, salah satunya buku penginjilan berjudul "Ismael Saudaraku" ditulis oleh orang yang menamakan diri Umar Tariqas. Buku 45 halaman ini menggugat empat tema Al-Qur'an yang membongkar otentisitas Bibel, doktrin penyaliban Yesus, doktrin ketuhanan Yesus dan dogma Trinitas. 

Pada bagian kedua “Bincang-Bincang Soal Isu Alkitabmu Palsu,” secara khusus Tariqas mengklaim umat Islam yang meyakini kepalsuan Alkitab (Bibel), sebagai keyakinan yang salah dan tak berdasar sama sekali:

“Tudingan Muslim dalam perkara “Alkitabmu palsu”, sulit dicarikan ayatnya dari Quran. Muslim hanya menuduh menurut kesan-kesan dan slogan yang telah ditanamkan dalam-dalam ke hati mereka melalui sejarah dan tradisi keagamaan yang sedemikian lama. Apa yang tertanam dalam, tentu sulit dibongkar oleh tangan-tangan luar. Oleh karena itu Anda tidak perlu membuang energi dengan adu ”jual-beli” argumentasi” (hlm 2).

BANTAHAN TUNTAS KESATUAN YESUS DENGAN BAPA (ALLAH ADALAH YESUS)


 
ini alasan yang sering digunakan kristen untuk membenarkan bahwa Yesus dan ALlah adalah satu..


Yohanes 14:10


Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku?   Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, m  tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.


ini adalah alasan Yesus dan Bapa adalah satu JIwa satu wujud...



Yoh 12:45

dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku. 


dan ayat ini lebih mempertegas lagi bahwa Yesus dan Bapa memang satu jiwa satu wujud..



Aku dan Bapa adalah satu." (Yoh 10:30)


ini adalah ayat yang sering digunakan kristen dalam mengklaim bahwa Yesus dan Bapa adalah satu, sebagai pembenaran ajaran Tritunggal..

MUSLIM BUKAN PENYEMBAH KA'BAH, BERHALA DAN HAJAR ASWAD



Sejak zaman Nabi Adam as manusia tahu bahwa ka’bah bukanlah berhala yang disembah. Bahkan hingga masa kehidupan bangsa Quraisy yang terkenal sebagai penyembah ...berhala dan telah meletakkan tidak kurang dar...i 360 berhala di seputar ka’bah, mereka pun tidak terpikir untuk menyembah ka’bah. Bahkan orang arab di masa itu sering membuat tuhan dari makanan seperti roti, kurma dan apapun yang menurut khayal mereka bisa dianggap menjadi tuhan. Tapi tidak dengan ka’bah, karena dalam keyakinan mereka ka’bah memang bukan tuhan atau berhala. Mereka hanya melakukan ibadah dan tawaf di sekelilingnya. Ka’bah bagi para penyembah berhala itu bukanlah berhala yang disembah, ka’bah bagi mereka adalah rumah Allah SWT untuk melaksanakan ibadah. Hal itu bisa menjadi lebih jelas ketika raja Abrahah dari Habasyah menyerbu ka’bah dengan tentara bergajah.

Penjelajah Muslim Lebih Dulu Injak Amerika Daripada Colombus


Christopher Columbus menyebut Amerika sebagai 'The New World' ketika pertama kali menginjakkan kakinya di benua itu pada 21 Oktober 1492. Namun, bagi umat Islam di era keemasan, Amerika bukanlah sebuah 'Dunia Baru'. Sebab, 603 tahun sebelum penjelajah Spanyol itu menemukan benua itu, para penjelajah Muslim dari Afrika Barat telah membangun peradaban di Amerika.

Klaim sejarah Barat yang menyatakan Columbus sebagai penemu benua Amerika akhirnya terpatahkan. Sederet sejarawan menemukan fakta bahwa para penjelajah Muslim telah menginjakkan kaki dan menyebarkan Islam di benua itu lebih dari setengah milenium sebelum Columbus. Secara historis umat Islam telah memberi kontribusi dalam ilmu pengetahuan, seni, serta kemanusiaan di benua Amerika.

''Tak perlu diragukan lagi, secara historis kaum Muslimin telah memberi pengaruh dalam evolusi masyarakat Amerika beberapa abad sebelum Christopher Columbus menemukannya,'' tutur Fareed H Numan dalam American Muslim History A Chronological Observation. Sejarah mencatat Muslim dari Afrika telah menjalin hubungan dengan penduduk asli benua Amerika, jauh sebelum Columbus tiba.

Rabu, 04 Januari 2012

Terciptanya Alam Semesta Menurut Al-Quran


Al-Qur’an merupakan sumber segala ilmu. Al-Qur’an menyebutkan tentang kejadian alam semesta dan berbagai proses kealaman lainnya, tentang penciptaan manusia, termasuk manusia yang didorong hasrat ingin tahunya dan dipacu akalnya untuk menyelidiki segala apa yang ada disekitarnya seperti keingintahuan tentang rahasia alam semesta.

Alam semesta merupakan sebuah bukti kebesaran Tuhan, karena penciptaan alan semesta dari ketiadaan memerlukan adanya Sang Pencipta Yang Maha Kuasa. Tuhan telah menciptakan alam semesta ini dengan segala isinya untuk manusia dan telah  menyatakan tentang penciptaan alam semesta dalam ayat-ayat Nya. Meskipun demikian al-Qur’an bukan buku kosmlogi atau biologi, sebab ia hanya menyatakan bagian-bagian yang sangat penting saja dari ilmu-ilmu yang dimaksud. 
Keinginantahuan manusia tentang alam semesta tidak hanya membaca al-Qur’an saja, akan tetapi juga  melakukan perintah Tuhan. Sehingga ia dapat  menemukan kebenaran yang dapat dipergunakan dalam pemahaman serta penafsiran al-Qur’an, berdasarkan surat Yunus ayat101. Oleh karena itu tidak dapat diragukan lagi bahwa penciptaan alam semesta bukanlah produk dari hasil pemikiran manusia, akan tetapi produk dari hasil Allah Swt.

A.  Alam Semesta dalam Perspektif Klasik dan Modern
1.  Pandangan Klasik

Senin, 02 Januari 2012

Kitab Syi'ah Melaknat dan Mengafirkan Abu Bakar, Umar dan 'Aisyah

Oleh: Badrul Tamam
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, Rabb pencipta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada baginda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam yang diutus sebagai rahmat bagi semesta alam. Semoga  salam dan shalawat juga dilimpahkan kepada keluarga dan para sahabatnya, serta siapapun yang mencintai mereka dengan sebenarnya.

Sesungguhnya kebencian Syi'ah kepada para sahabat Nabi, khususnya Abu Bakar, Umar, Utsman, Aisyah dan lainnya tidaklah diragukan lagi. Dengan berbagai alasan yang mereka buat-buat, mereka berani melawan ketetapan Al-Qur'an yang telah jelas-jelas memuliakan mereka. Al-Qur'an menerangkan bahwa Allah telah meridhai mereka, menjanjikan surga-Nya bagi mereka, dan menyatakan dengan gamlang bahwa mereka sebagai umat yang mulia. Allah Ta'ala berfirman,

وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
"Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar." (QS. Al-Taubah: 100)

لَقَدْ رَضِيَ اللَّهُ عَنِ الْمُؤْمِنِينَ إِذْ يُبَايِعُونَكَ تَحْتَ الشَّجَرَةِ فَعَلِمَ مَا فِي قُلُوبِهِمْ فَأَنْزَلَ السَّكِينَةَ عَلَيْهِمْ وَأَثَابَهُمْ فَتْحًا قَرِيبًا
"Sesungguhnya Allah telah ridha terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon, maka Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dengan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya)." (QS. Al-Fath: 18)

Menjawab Hujatan Kristen di Madura 2: Tuhan Yang Maha Teroris?

Buku kristenisasi berwajah Islam berjudul “Yang Haq dan Yang Batil” yang dilaporkan Rauf Al-Jihadi dari Pamekasan Madura ini hanya mengandalkan tudingan bombastis. Setelah menuding Allah yang disembah umat Islam sebagai Tuhan yang Maha Penipu, pada halaman 23 misionaris menuduh Allah SWT sebagai Tuhan Yang Maha Teroris. Perhatikan kutipannya:

“Allah Penteror atau Teroris; biasa menjatuhkan ketakutan terhadap pihak lain untuk mencapai keinginannya! 

QS. 8:12. “(Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkanlah (pendirian) orang-orang yang telah beriman". Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka.”

Orang-orang kafir diteror oleh Allah, dan Allah memerintahkan muslim untuk bertindak ganas, melengkapi teror yang telah Allah jatuhkan!”

Itulah tafsir ngawur dan sesat penginjil terhadap Al-Qur'an. Tanpa memperhatikan kaidah dan tidak membaca ayat sebelum dan sesudahnya secara utuh. Lebih-lebih ayat yang dikemukakan hanya dibaca sekilas dan tidak teliti. Matanya hanya terpaku pada kalimat “Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir,” lalu ayat lainnya diabaikan untuk disimpulkan bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Teror dalam segala hal.

Padahal ayat ini berkenaan dengan Perang Badar, bukan bicara dalam keadaan aman dan damai.
Realita Perang Badar pada waktu itu, kekuatan bala tentara Islam hanya terdiri sekitar 300 orang, sedang tentara musyrikin melebihi 1.000 orang dengan alat persenjataan yang lebih lengkap.

APA SEBENARNYA YANG INGIN YESUS SAMPAIKAN DI YOHANES 10:30???



Ada bayak sekali dari kita yang tertipu dengan ayat ini:

aku dan bapa adalah satu (yohanes 10:30)

yup, sering sekali ayat ini dijadikan pembenaran dalam mendukung klaim trinitas bukan????…^_^

Namun sudahkah kita mengetahui konteks ayat diatas?????

Di tulisan  ini penulis  ingin berbagi sedikit pemahaman  tentang ayat ini dengan menjelaskan konteks ayat tersebut untuk kemudian menjawab, benarkah ayat ini mendukung klaim trinitas. mudah mudahan bermanfaat…^_^

untuk memahami konteks ayat yohanes 10:30, kita harus memulai dari ayat sebelumya, dimulai dari yohanes  10 :23.
10;23.Dan Yesus berjalan-jalan di Bait Allah, di serambi Salomo.
10:24 Maka orang-orang Yahudi mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya: “Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami.”

orang yahudi mengelilingi yesus dan menuduh yesus berkata ambigu, tidak jelas, mendua, dan tentu tuduhan itu  SALAH BESAR.

Menjawab Allah sebagai Dzat

Antek FFI said :
Dzat dengan zat itu beda. Jika Allah.swt disamakan dengan zat, yg notabene adalah ciptaan-Nya sendiri, maka itu amat mustahil. Atom diciptakan oleh Allah.swt masa Dia sendiri “mencipta” dirinya dengan atom? 
Masuk akal nggak mobil diciptakan sama mobil? Makanya, pelajari dulu struktur linguistik bahasa Arab tentang Dzat. Baru lo buka wacana disini, tentunya dengan tujuan mencari fakta dan penjelasan, bukan offensive orientation![/quote]

Nah, itulah tugas anda untuk menjelaskan DZAT Allah kepada kami, secara linguistik , dan jangan lupa bawa literatur yang sahih.

Kami non muslim tidak mengerti bahasa Arab Klasik kecuali Hillman, Murtad Mama, Noor, muslimpun tidak ada yang mengerti benar bahasa Arab Klasik.

Mohon penjelasannya, mudah mudahan saya berjumpa orang yang mengerti bahasa Arab Klasik dan dapat memberi pencerahan mengenai DZAT.

Apakah Dzat tersebut mempunyai kepribadian?
Apakah Dzat tersebut berbentuk RUH?
Apakah Dzat tersebut pernah menampakan diri?
Apakah Dzat tersebut berbentuk materi?
Apakah Dzat tersebut memiliki energi/power?

Apakah Dzat tersebut pernah membuktikan powernya(tanpa bantuan FPI) adalah POWER OF GOD?

Manakah Allah,1000 Dalil Menunjukkan Allah Di Atas Seluruh Mahluk-Nya

 

Oleh Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal
Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala aalihi wa shohbihi ajma’in wa man tabi’ahum bi ihsaanin ilaa yaumid diin. Saat ini, kami akan tunjukkan berbagai dalil yang menyatakan bahwa Allah berada di atas seluruh makhluk-Nya sebagai sanggahan untuk abusalafy yang  masih meragukan keyakinan semacam ini. Ya Robbi, a’in ‘ala naili ridhoka (Wahai Rabbku, tolonglah aku untuk menggapai ridho-Mu).
  Ulama Besar Syafi’iyah Menyatakan Ada 1000 Dalil
Mengapa banyak yang mengaku sebagai Syafi’iyah malah jauh dari aqidah yang dipegang oleh ulama Syafi’iyah. Coba perhatikan nukilan Ahmad bin Abdul Halim Al Haroni berikut.

قَالَ بَعْضُ أَكَابِرِ أَصْحَابِ الشَّافِعِيِّ : فِي الْقُرْآنِ ” أَلْفُ دَلِيلٍ ” أَوْ أَزْيَدُ : تَدُلُّ عَلَى أَنَّ اللَّهَ تَعَالَى عَالٍ عَلَى الْخَلْقِ وَأَنَّهُ فَوْقَ عِبَادِهِ . وَقَالَ غَيْرُهُ : فِيهِ ” ثَلَاثُمِائَةِ ” دَلِيلٍ تَدُلُّ عَلَى ذَلِكَ
“Sebagian ulama besar Syafi’iyah mengatakan bahwa dalam Al Qur’an ada 1000 dalil atau lebih yang menunjukkan Allah itu berada di ketinggian di atas seluruh makhluk-Nya. Dan sebagian mereka lagi mengatakan ada 300 dalil yang menunjukkan hal ini.”[1]

Banyak yang mengaku Syafi’iyah namun menolak jika Allah dinyatakan berada di atas, padahal keyakinan ini didukung oleh 1000 dalil. Sungguh aneh!

Bukti Terkuat dari Al Qur’an dan Hadits Nabawi