Zainab binti Jahsy radhiallaahu ‘anha
Pernikahan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam dengan Zainab binti Jahsy didasarkan pada perintah Allah sebagai jawaban terhadap tradisi jahiliah. Zainab binti Jahsy adalah istri Rasulullah yang berasal dan kalangan kerabat sendiri. Zainab adalah anak perempuan dan bibi Rasulullah, Umaimah binti Abdul Muththalib. Beliau sangat mencintai Zainab.
Nasab dan Masa Pertumbuhannya
Nama lengkap Zainab adalah Zainab binti Jahsy bin Ri’ab bin Ya’mar bin Sharah bin Murrah bin Kabir bin Gham bin Dauran bin Asad bin Khuzaimah. Sebelum menikah dengan Rasulullah, namanya adalah Barrah, kemudian diganti oleh Rasulullah menjadi Zainab setelah menikah dengan beliau. Ibu dari Zainab bernama Umaimah binti Abdul-Muthalib bin Hasyim bin Abdi Manaf bin Qushai. Zainab dilahirkan di Mekah dua puluh tahun sebelurn kenabian. Ayahnya adalah Jahsy bin Ri’ab. Dia tergolong pernimpin Quraisy yang dermawan dan berakhlak baik. Zainab yang cantik dibesarkan di tengah keluarga yang terhormat, sehingga tidak heran jika orang-orang Quraisy rnenyebutnya dengan perempuan Quraisy yang cantik.
Zainab termasuk wanita pertarna yang memeluk Islam. Allah pun telah menerangi hati ayah dan keluarganya sehingga memeluk Islam. Dia hijrah ke Madinah bersama keluarganya. Ketika itu dia masih gadis walaupun usianya sudah layak menikah.
blog ini hanya sekedar info yang Kasak Kusuk untuk kebutuhan sendiri, apabila ada informasi yang dibutuhkan oleh sesama pengguna Alhamdulillah semoga bermanfaat
Cari Di Blog Ini
Senin, 28 November 2011
pernikahan Nabi Muhammad saw dan Zaenab binti Jash
Dan tidakkah patut bagi laki-laki yang mu’min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu’min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata. (QS. 33:36)
Dan (ingatlah), ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah melimpahkan nikmat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi nikmat kepadanya:”Tahanlah terus isterimu dan bertaqwalah kepada Allah”, sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedang Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti. Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap isterinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mu’min untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada isterinya. Dan adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi. (QS. 33:37)
Tidak ada suatu keberatanpun atas Nabi tentang apa yang telah ditetapkan Allah baginya. (Allah telah menetapkan yang demikian) sebagai sunnah-Nya pada nabi-nabi yang telah berlalu dahulu. Dan adalah ketetapan Allah itu suatu ketetapan yang pasti berlaku, (QS. 33:38)
SEBUAH EKSPERIMEN TENTANG KEAJAIBAN HADITS LALAT
Oleh :Basir Wahyu
”Khalid bin Makhlid menceritakan kepada kami, Sulaiman bin Bilal Menceritakan kepada kami, beliau berkata : ’Utsbah bin Muslim bercerita kepadaku bahwa beliau berkata : ’Ubaid bin Hunain mengabarkan kepadaku Bahwa beliau berkata : Aku mendengar Abu Hurairoh Radhiyallâhu ’anhu Berkata : Rasūlullah Shallallahu ’alaihi wa Sallam bersabda :
”Apabila seekor lalat jatuh ke dalam gelas salah seorang dari kalian, maka celupkanlah lalat itu lalu angkatlah (buanglah) karena pada salah satu sayapnya terdapat penyakit dan pada sayap satunya terdapat obat.”
Banyak yang menolak dan mengingkari hadits ini dengan alasan menyalahi realitas dan bahkan ilmu kedokteran. Benarkah demikian?
Kepada para penolak hadîts lalat ini, berikut sebuah bukti bagaimana benarnya Nabiullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, dan bagaimana mukjizat beliau akhirnya terkuak oleh sains dan pengetahuan modern.
Embriologi di dalam Al Qur’an Menjiplak hasil penemuan ilmuwan Yunani kuno?
Pernyataan para misionaris bahwa embriologi yang diterangkan dalam ayat-ayat Al Quran menjiplak (plagiarize) hasil penemuan ilmuwan Yunani kuno, maka informasi tentang embrilogi yang ada dalam ayat-ayat Al Quran harus ditolak. Karena ada informasi dalam Al Quran yang tertolak, maka Al Quran bukanlah wahyu dari Allah !!
Tuduhan bahwa Nabi Muhammad saw menjiplak hasil penelitian ilmuwan Yunani kuno adalah suatu tuduhan yang seruis, oleh sebab para misionaris harus mempu secara factual membuktikan dgn bukti-bukti konkrit!!
Menanggapi masalah tsb diatas perlu ditegaskan terlebih dahulu difinisi dari menjiplak (plagiarize)
Menurut Webster dictionary, menjiplak(plagiarize) adalah kegiatan menyalin secara utuh (to copy) hasil karya/pemikiran orang lain untuk kepentingan diri sendiri tanpa menghiraukan kepentingan nara sumbernya.
Untuk membuktikan tuduhan misionaris tsb, berikut adalah informasi hasil penelitian ilmuwan Yunani kuno tentang embrio.
1.1 Embriologi menurut Hippocrates
Hippocrates (460 – 377 SM) adalah tabib berkebangsaan Yunani dan pendiri sekolah pengobatan Hippocrates. Ilmu embrologi yang disusun oleh Hippocrates terdiri dari tiga buku yaitu the treatuse on Regimen, The work on the seed dan The Nature of the Child (copy right : Hippocratic wrtings, Penguin Classic, 1983)
Tuduhan bahwa Nabi Muhammad saw menjiplak hasil penelitian ilmuwan Yunani kuno adalah suatu tuduhan yang seruis, oleh sebab para misionaris harus mempu secara factual membuktikan dgn bukti-bukti konkrit!!
Menanggapi masalah tsb diatas perlu ditegaskan terlebih dahulu difinisi dari menjiplak (plagiarize)
Menurut Webster dictionary, menjiplak(plagiarize) adalah kegiatan menyalin secara utuh (to copy) hasil karya/pemikiran orang lain untuk kepentingan diri sendiri tanpa menghiraukan kepentingan nara sumbernya.
Untuk membuktikan tuduhan misionaris tsb, berikut adalah informasi hasil penelitian ilmuwan Yunani kuno tentang embrio.
1.1 Embriologi menurut Hippocrates
Hippocrates (460 – 377 SM) adalah tabib berkebangsaan Yunani dan pendiri sekolah pengobatan Hippocrates. Ilmu embrologi yang disusun oleh Hippocrates terdiri dari tiga buku yaitu the treatuse on Regimen, The work on the seed dan The Nature of the Child (copy right : Hippocratic wrtings, Penguin Classic, 1983)
Ketika Yesus Jadi Tuhan! Kota Nicea Menjadi Saksi
- irenahandono
imageKonsili Nicea 325 Masehi Pada abad ini pertikaian paham sangat sengit membakar Gereja. Arius, uskup dari Aleksandria, menolak ketuhanan Yesus yang menimbulkan kemarahan sebagian besar orang-orang Kristen. Akhirnya kaisar Konstantine menyelenggarakan konsili di Nicea tahun 325 Masehi. 1800 orang yang diundang untuk hadir dalam konsili ini terdiri atas, 1000 orang yang berasal dari Gereja Timur dan 800 dari Gereja Barat. 22 orang rombongan Arius yang dipimpin oleh Eusebius of Nicomedia, semuanya diusir dari forum.
Sehingga secara keseluruhan Konstantine telah mengusir keluar sekitar 1482 uskup dan hanya 318 yang diijinkan mengikuti hingga akhir. ( Dr. Henery Stbble, An Account of the Rise and Progress of Mohametanism, 1954, hal.44-45, Holy Blood Holy Grail hal.692, Arana-"Holocaust Theology" ).
Dari 318 suara tersebut hanya 2 suara yang mendukung Arius. Konsili pertama yang dilaksanakan pada tanggal 20 Mei sampai 25 Juni diakhiri dengan ketokan palu yang mengesahkan Kredo Misterius, yang juga dikenal sebagai Kredo Nicea. Kredo Nicea yang sekarang bukanlah rumusan yang disepakati pada konsili Nicea dulu, tetapi sudah diperluas dan dimodifikasi. ( Prof. Percy Gardner, English Modernism,-Apendiks I, hal.223 ).
Islam
Islam
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Islam (Arab: al-islām, الإسلام Tentang suara ini dengarkan (bantuan·info): "berserah diri kepada Tuhan") adalah agama yang mengimani satu Tuhan, yaitu Allah. Agama ini termasuk agama samawi (agama-agama yang dipercaya oleh para pengikutnya diturunkan dari langit) dan termasuk dalam golongan agama Ibrahim. Dengan lebih dari satu seperempat milyar orang pengikut di seluruh dunia [1][2], menjadikan Islam sebagai agama terbesar kedua di dunia setelah agama Kristen.[3] Islam memiliki arti "penyerahan", atau penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan (Arab: الله, Allāh).[4] Pengikut ajaran Islam dikenal dengan sebutan Muslim yang berarti "seorang yang tunduk kepada Tuhan"[5][6], atau lebih lengkapnya adalah Muslimin bagi laki-laki dan Muslimat bagi perempuan. Islam mengajarkan bahwa Allah menurunkan firman-Nya kepada manusia melalui para nabi dan rasul utusan-Nya, dan meyakini dengan sungguh-sungguh bahwa Muhammad adalah nabi dan rasul terakhir yang diutus ke dunia oleh Allah.
APAKAH ISLAM MENYEMBAH KA’BAH ?????
Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarokatuh.
SATU LAGI BUKTI KEBODOHAN KAUM KAFIR, MEREKA TIDAK TAHU KEDUDUKAN KA’BAH DALAM ISLAM…
INILAH BUKTI KESEMPURNAAN ISLAM, AGAMA MANAKAH SELAIN ISLAM YANG MEMPUNYAI KIBLAT DALAM BERIBADAH ???
MEREKA TIDAK MEMPUNYAI KIBLAT, BAIK KIBLAT IBADAH, KIBLAT SURI TAULADAN, KIBLAT AJARAN DAN HUKUM DLL, MAKA PANTASLAH MEREKA MENJADI UMAT YANG KEBINGUNGAN…
Ada beberapa kalangan di luar Islam yang mereka tidak faham, tidak mengerti tentang Islam, mereka berkata : “Lihatlah orang-orang Islam, mereka menyembah ka’bah !”
Hadits Umar bin Khathab Mengenai batu hitam, hajar aswad,
Umar bin Khathab berkata, “Aku tahu bahwa engkau hanyalah sebongkah batu yang tidak dapat mendatangkan mudarat maupun manfaat. Seandainya aku tidak melihat Rasulullah menciummu, niscaya aku tidak akan menciummu.” (HR. Bukhari)
SATU LAGI BUKTI KEBODOHAN KAUM KAFIR, MEREKA TIDAK TAHU KEDUDUKAN KA’BAH DALAM ISLAM…
INILAH BUKTI KESEMPURNAAN ISLAM, AGAMA MANAKAH SELAIN ISLAM YANG MEMPUNYAI KIBLAT DALAM BERIBADAH ???
MEREKA TIDAK MEMPUNYAI KIBLAT, BAIK KIBLAT IBADAH, KIBLAT SURI TAULADAN, KIBLAT AJARAN DAN HUKUM DLL, MAKA PANTASLAH MEREKA MENJADI UMAT YANG KEBINGUNGAN…
Ada beberapa kalangan di luar Islam yang mereka tidak faham, tidak mengerti tentang Islam, mereka berkata : “Lihatlah orang-orang Islam, mereka menyembah ka’bah !”
Hadits Umar bin Khathab Mengenai batu hitam, hajar aswad,
Umar bin Khathab berkata, “Aku tahu bahwa engkau hanyalah sebongkah batu yang tidak dapat mendatangkan mudarat maupun manfaat. Seandainya aku tidak melihat Rasulullah menciummu, niscaya aku tidak akan menciummu.” (HR. Bukhari)
BANTAHAN PENYALIBAN YESUS
BANTAHAN INJIL2 APOKRIF TERHADAP PENYALIBAN YESUS !!!
1. INJIL BARNABAS: 215-218. ---> Disusun pada abad ke-2 Masehi.
Ketika para tentara yang dipimpin oleh Yudas sudah mendekati tempat dimana Yesus berada ... Tuhan, karena melihat bahaya atas hamba-Nya, memerintahkan Gabriel, Michael, Rafael, dan Uriel, para pembantu-Nya, untuk mengeluarkan Yesus dari dunia. Para malaikat suci itu pun datang dan mengambil Yesus ... kemudian menempatkannya di surga ketiga ditemani para malaikat dan diberkati Tuhan untuk selamanya ... Yudas kemudian mengalami perubahan suara dan wajahnya hingga ia menyerupai Yesus ... para tentara itu kemudian masuk dan menangkap Yudas, karena ia sangat mirip dengan Yesus ... Para tentara kemudian mengambil dan membelenggunya, dengan mencemooh ... Kemudian para tentara itu hilang kesabaran. Dan dengan pukulan serta tendangan mereka mulai menghina Yudas. Kemudian dengan amarah yang amat sangat, mereka membawanya ke Yerusalem ... Kemudian mereka mengarak Yudas ke Gunung Calvary, tempat mereka biasa menggantung para penjahat, dan di sanalah mereka menyalib Yudas dalam keadaan telanjang, karena kejahatan yang sangat besar. Yudas benar-benar tidak bisa melakukan apa pun kecuali menangis: "Tuhan , mengapa Engkau meninggalkan aku, dengan melihat penjahat lari dan aku mati secara tidak adil?" Aku benar-benar melihat bahwa suara, wajah, dan sosok Yudas begitu mirip dengan Yesus sehingga murid-muridnya dan orang-orang beriman sepenuhnya percaya bahwa dia adalah Yesus; mengapa sebagian orang berpaling dari ajaran Yesus ... karena Yesus telah bersabda bahwa ia tidak akan mati hingga menjelang akhir dunia; bahwa pada saat itu ia diangkat dari dunia. Namun, mereka yang tetap teguh dengan ajaran Yesus begitu merasakan kesedihan yang mendalam, karena melihat dia yang mati sama sekali mirip dengan Yesus sehingga mereka tidak mengingat lagi bahwa Yesus telah bersabda ... Murid-murid yang tidak takut dengan Tuhan pergi pada malam hari dan mencuri tubuh Yudas lalu menyembunyikannya, kemudian menyebarkan berita bahwa Yesus telah dibangkitkan kembali; itulah sumber dari munculnya kebingungan besar.
2. INJIL DUA KITAB JEUS: hal. 261. ---> Disusun pada abad ke-3 Masehi.
Yesus, yang masih hidup, menjawab dan mengatakan kepada para rasulnya, "Diberkatilah ia yang telah menyalib dunia, dan tidak mengijinkan dunia menyalibnya."
3. INJIL WAHYU PETRUS: 81:4; 82:1-3, 17-23, 27-33. ---> Disusun pada abad ke-4 Masehi.
Ketika dia mengatakan hal itu, aku melihatnya seolah-olah ditangkap oleh mereka. Dan aku berkata, "Apakah yang aku lihat, Tuhanku, benarkah Engkau yang mereka tangkap, padahal Engkau menggapaiku? Atau siapakah orang ini, yang bergembira dan tertawa di atas pohon itu? Dan adakah orang lain yang kaki dan tangannya mereka ikat?" Sang Juru Selamat bersabda kepadaku, "Dia yang engkau lihat di atas pohon, yang bergembira dan tertawa, adalah Yesus yang masih hidup. Namun, orang yang tangan dan kakinya mereka paku adalah bagian daging-Nya yang merupakan wujud pengganti yang dibuat sama, seseorang yang sungguh-sungguh mirip dengan-Nya. Tetapi lihatlah ia dan Aku." ... Namun aku, ketika aku melihat, berkata, "Tuhan, tidak ada seorang pun yang melihat-Mu. Biarkanlah kami lari dari tempat ini." Namun, ia berkata kepadaku, "Sudah Aku katakan, tinggalah si buta itu sendiri! Dan kamu, lihatlah betapa mereka tidak mengetahui apa yang mereka katakan. Karena sebenarnya bukan pelayan-Ku yang mereka permalukan." ... Dan Dia berkata kepadaku, "Kuatkanlah, karena engkau adalah salah seorang dari mereka yang diberi misteri-misteri ini, agar mengetahuinya melalui wahyu bahwa dia yang mereka salib adalah anak pertama, dan rumah para iblis ... Namun Dia yang berdiri di dekatnya adalah Juru Selamat yang masih hidup, yang pertama dalam diri-Nya, yang telah mereka tangkap kemudian mereka lepaskan, yang berdiri dengan penuh kegembiraan sambil melihat mereka yang melakukan kekerasan terhadapnya, sementara mereka terpecah-belah di antara mereka sendiri."
4. INJIL RISALAH KEDUA SET AGUNG: 55:10-20, 30-35; 56:1-13, 18-19, 23-25. ---> Disusun pada abad ke-2 Masehi.
Dan rencana yang mereka susun untukku, untuk melepaskan kesalahan mereka dan ketakberperasaan mereka - aku tidak mengalah pada mereka seperti yang mereka rencanakan. Bahkan aku tidak menderita sama sekali. Mereka yang di sana menghukumku. Dan aku sesungguhnya tidak mati, hanya seolah-olah mati, agar aku tidak dipermalukan oleh mereka karena semua ini merupakan keluargaku ... Karena kematianku yang menurut mereka sudah terjadi, karena kesalahan dan kebutaan mereka, karena mereka memaku orang mereka sendiri hingga mati ... karena mereka tuli dan buta ... Ya, mereka melihatku; mereka menghukumku. Adalah orang lain, ayah mereka, yang meminum empedu dan cuka; bukan aku. Mereka menyerangku dengan bambu-bambu; adalah orang lain, Simon, yang mengemban salib di pundaknya. Adalah orang lain yang mereka pakaikan mahkota duri ... dan aku menertawakan kejahilan mereka ... Karena aku mengubah bentuk fisikku, berubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya."
5. INJIL PERBUATAN-PERBUATAN YOHANES: 97-99, 101. ---> Disusun pada abad ke-2 Masehi.
Dan kami seperti orang-orang yang heran atau kebingungan, kami berlari ke sana kemari. Demikianlah, aku melihatnya menderita serta tidak tahan dengan penderitaannya, kemudian berlari menuju Bukit Zaitun, meratapi apa yang telah terjadi. Dan ketika ia digantung pada Hari Jumat, pada jam enam hari itu, muncullah kegelapan menyelimuti seluruh bumi. Dan Tuhanku berdiri di tengah goa dan menjelaskan hal itu seraya bersabda, "Yohanes, bagi orang-orang yang ada di Yerusalem, Aku memang disalib dan ditusuk dengan tombak dan bambu, serta diberi cuka dan empedu untuk diminum. Namun, bagimu Aku tengah berbicara dan mendengarkan apa yang Aku katakan ... Dan ketika Ia selesai mengatakan hal ini, Ia menunjukkan padaku sebuah Salib Cahaya yang sangat kokoh, dan di sekitar salib itu ada kerumunan yang sangat besar, yang tidak memiliki bentuk tunggal; dan di dalamnya terdapat satu bentuk dan kemiripan yang sama. Dan aku melihat Tuhan sendiri ada di atas salib ... "Ini bukanlah salib kayu yang akan kamu lihat ketika engkau turun dari sini; Aku juga bukan orang yang ada di atas salib itu. Aku adalah orang yang kini tidak bisa kamu dengar, tetapi kamu hanya bisa mendengar suara-Ku. Aku dijadikan seseorang yang bukan Aku, Aku bukanlah diri-Ku bagi banyak orang lain; tetapi apa yang akan mereka katakan tentang Aku tidak berarti apa-apa untuk-Ku ... Demikianlah aku tidak menderita segala hal yang akan mereka katakan tentang Aku; bahkan penderitaan yang Aku tunjukkan kepadamu dan kepada murid-murid-Ku dalam tarian, itulah yang Aku sebut sebuah misteri ... Kamu mendengar bahwa Aku menderita, padahal Aku tidak menderita; dan bahwa Aku tidak menderita, padahal Aku menderita; dan bahwa Aku ditombak, padahal Aku tidak terluka; bahwa Aku digantung, padahal Aku tidak digantung; bahwa darah mengalir dari-Ku, padahal tidak ada darah yang mengalir; dan, singkatnya, apa yang mereka katakan tentang Aku, Aku tidak mengalaminya, tetapi apa yang tidak mereka katakan, itulah hal-hal yang membuatku menderita ..."
##################################
Sumber
Setelah melantur untuk menelaah sumber kitab-kitab apokrif, cukup adil rasanya jika di sini saya suguhkan ulasan singkat mengenai sumber Injil Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes. Tanpa memasuki pembahasan yang rinci dan panjang-lebar mengenai sumber dan kritik teks, agaknya berguna untuk dicatat bahwa Matius, Markus, dan Lukas sering kali mewakili sebuah fron bersatu yang sedikit berada dengan Yohanes, dan itulah sebabnya ketiga injil pertama biasanya dirujuk sebagai Injil-Ijjil Sinoptik. Lebih jauh, keempat injil tersebut didasarkan, setidaknya sebagian, pada sumber-sumber tertulis sebelumnya, seperti Q, proto-Markus, M, L, dan dokumen-dokumen lain yang dihipotesiskan serta tidak satupun dari keempat injil katonik ini yang benar-benr ditulis oleh salah seorang murid Yesus.
Lebih jauh lagi, tatanan komposisi injil-injil biasanya diyakini secara berurutan dimulai dari Markus, Matius, Lukas, dan terakhirYohanes. Harus dicatat lebih lanjut bahwa baik Matius maupun Lukas mendasarkan sebagian catatan-catatannya pada Markus. Dalam bentuk awalnya yang lengkap, tidak satu pun dari keempat injil itu bisa ditelusuri waktunya lebih awal daripada sekitar perempat terakhir abad ke-2 M. Penyuntingan keempat injil kanonik tersebut terus dilakukan selama beberapa abad pertama Masehi. Jumlah total hal-hal di atas membuktikan bahwa tidak satu pun dari pada pengarang keempat injil kanonik itu benar-benar merupakan saksi-mata atas peristiwa-peristiwa penyaliban, meskipun kitab mereka masing-masing tampaknya memasukkan catatan-catatan tangan pertama ini, yang pada kenyataannya hanya kisah-kisah tentang kejadian baru yang dituturkan kepada mereka, baik secara langsung maupun melalui para perantara.1
Dalam uraian berikut, beragam kisah penyaliban dalam injil-injil kanonik akan diuji. Dalam masing-masing kasus, pembacaan yang hati-hati akan dengan jelas mengisyaratkan bahwa orang yang disalib sama sekali bukanlah Yesus.
1. INJIL BARNABAS: 215-218. ---> Disusun pada abad ke-2 Masehi.
Ketika para tentara yang dipimpin oleh Yudas sudah mendekati tempat dimana Yesus berada ... Tuhan, karena melihat bahaya atas hamba-Nya, memerintahkan Gabriel, Michael, Rafael, dan Uriel, para pembantu-Nya, untuk mengeluarkan Yesus dari dunia. Para malaikat suci itu pun datang dan mengambil Yesus ... kemudian menempatkannya di surga ketiga ditemani para malaikat dan diberkati Tuhan untuk selamanya ... Yudas kemudian mengalami perubahan suara dan wajahnya hingga ia menyerupai Yesus ... para tentara itu kemudian masuk dan menangkap Yudas, karena ia sangat mirip dengan Yesus ... Para tentara kemudian mengambil dan membelenggunya, dengan mencemooh ... Kemudian para tentara itu hilang kesabaran. Dan dengan pukulan serta tendangan mereka mulai menghina Yudas. Kemudian dengan amarah yang amat sangat, mereka membawanya ke Yerusalem ... Kemudian mereka mengarak Yudas ke Gunung Calvary, tempat mereka biasa menggantung para penjahat, dan di sanalah mereka menyalib Yudas dalam keadaan telanjang, karena kejahatan yang sangat besar. Yudas benar-benar tidak bisa melakukan apa pun kecuali menangis: "Tuhan , mengapa Engkau meninggalkan aku, dengan melihat penjahat lari dan aku mati secara tidak adil?" Aku benar-benar melihat bahwa suara, wajah, dan sosok Yudas begitu mirip dengan Yesus sehingga murid-muridnya dan orang-orang beriman sepenuhnya percaya bahwa dia adalah Yesus; mengapa sebagian orang berpaling dari ajaran Yesus ... karena Yesus telah bersabda bahwa ia tidak akan mati hingga menjelang akhir dunia; bahwa pada saat itu ia diangkat dari dunia. Namun, mereka yang tetap teguh dengan ajaran Yesus begitu merasakan kesedihan yang mendalam, karena melihat dia yang mati sama sekali mirip dengan Yesus sehingga mereka tidak mengingat lagi bahwa Yesus telah bersabda ... Murid-murid yang tidak takut dengan Tuhan pergi pada malam hari dan mencuri tubuh Yudas lalu menyembunyikannya, kemudian menyebarkan berita bahwa Yesus telah dibangkitkan kembali; itulah sumber dari munculnya kebingungan besar.
2. INJIL DUA KITAB JEUS: hal. 261. ---> Disusun pada abad ke-3 Masehi.
Yesus, yang masih hidup, menjawab dan mengatakan kepada para rasulnya, "Diberkatilah ia yang telah menyalib dunia, dan tidak mengijinkan dunia menyalibnya."
3. INJIL WAHYU PETRUS: 81:4; 82:1-3, 17-23, 27-33. ---> Disusun pada abad ke-4 Masehi.
Ketika dia mengatakan hal itu, aku melihatnya seolah-olah ditangkap oleh mereka. Dan aku berkata, "Apakah yang aku lihat, Tuhanku, benarkah Engkau yang mereka tangkap, padahal Engkau menggapaiku? Atau siapakah orang ini, yang bergembira dan tertawa di atas pohon itu? Dan adakah orang lain yang kaki dan tangannya mereka ikat?" Sang Juru Selamat bersabda kepadaku, "Dia yang engkau lihat di atas pohon, yang bergembira dan tertawa, adalah Yesus yang masih hidup. Namun, orang yang tangan dan kakinya mereka paku adalah bagian daging-Nya yang merupakan wujud pengganti yang dibuat sama, seseorang yang sungguh-sungguh mirip dengan-Nya. Tetapi lihatlah ia dan Aku." ... Namun aku, ketika aku melihat, berkata, "Tuhan, tidak ada seorang pun yang melihat-Mu. Biarkanlah kami lari dari tempat ini." Namun, ia berkata kepadaku, "Sudah Aku katakan, tinggalah si buta itu sendiri! Dan kamu, lihatlah betapa mereka tidak mengetahui apa yang mereka katakan. Karena sebenarnya bukan pelayan-Ku yang mereka permalukan." ... Dan Dia berkata kepadaku, "Kuatkanlah, karena engkau adalah salah seorang dari mereka yang diberi misteri-misteri ini, agar mengetahuinya melalui wahyu bahwa dia yang mereka salib adalah anak pertama, dan rumah para iblis ... Namun Dia yang berdiri di dekatnya adalah Juru Selamat yang masih hidup, yang pertama dalam diri-Nya, yang telah mereka tangkap kemudian mereka lepaskan, yang berdiri dengan penuh kegembiraan sambil melihat mereka yang melakukan kekerasan terhadapnya, sementara mereka terpecah-belah di antara mereka sendiri."
4. INJIL RISALAH KEDUA SET AGUNG: 55:10-20, 30-35; 56:1-13, 18-19, 23-25. ---> Disusun pada abad ke-2 Masehi.
Dan rencana yang mereka susun untukku, untuk melepaskan kesalahan mereka dan ketakberperasaan mereka - aku tidak mengalah pada mereka seperti yang mereka rencanakan. Bahkan aku tidak menderita sama sekali. Mereka yang di sana menghukumku. Dan aku sesungguhnya tidak mati, hanya seolah-olah mati, agar aku tidak dipermalukan oleh mereka karena semua ini merupakan keluargaku ... Karena kematianku yang menurut mereka sudah terjadi, karena kesalahan dan kebutaan mereka, karena mereka memaku orang mereka sendiri hingga mati ... karena mereka tuli dan buta ... Ya, mereka melihatku; mereka menghukumku. Adalah orang lain, ayah mereka, yang meminum empedu dan cuka; bukan aku. Mereka menyerangku dengan bambu-bambu; adalah orang lain, Simon, yang mengemban salib di pundaknya. Adalah orang lain yang mereka pakaikan mahkota duri ... dan aku menertawakan kejahilan mereka ... Karena aku mengubah bentuk fisikku, berubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya."
5. INJIL PERBUATAN-PERBUATAN YOHANES: 97-99, 101. ---> Disusun pada abad ke-2 Masehi.
Dan kami seperti orang-orang yang heran atau kebingungan, kami berlari ke sana kemari. Demikianlah, aku melihatnya menderita serta tidak tahan dengan penderitaannya, kemudian berlari menuju Bukit Zaitun, meratapi apa yang telah terjadi. Dan ketika ia digantung pada Hari Jumat, pada jam enam hari itu, muncullah kegelapan menyelimuti seluruh bumi. Dan Tuhanku berdiri di tengah goa dan menjelaskan hal itu seraya bersabda, "Yohanes, bagi orang-orang yang ada di Yerusalem, Aku memang disalib dan ditusuk dengan tombak dan bambu, serta diberi cuka dan empedu untuk diminum. Namun, bagimu Aku tengah berbicara dan mendengarkan apa yang Aku katakan ... Dan ketika Ia selesai mengatakan hal ini, Ia menunjukkan padaku sebuah Salib Cahaya yang sangat kokoh, dan di sekitar salib itu ada kerumunan yang sangat besar, yang tidak memiliki bentuk tunggal; dan di dalamnya terdapat satu bentuk dan kemiripan yang sama. Dan aku melihat Tuhan sendiri ada di atas salib ... "Ini bukanlah salib kayu yang akan kamu lihat ketika engkau turun dari sini; Aku juga bukan orang yang ada di atas salib itu. Aku adalah orang yang kini tidak bisa kamu dengar, tetapi kamu hanya bisa mendengar suara-Ku. Aku dijadikan seseorang yang bukan Aku, Aku bukanlah diri-Ku bagi banyak orang lain; tetapi apa yang akan mereka katakan tentang Aku tidak berarti apa-apa untuk-Ku ... Demikianlah aku tidak menderita segala hal yang akan mereka katakan tentang Aku; bahkan penderitaan yang Aku tunjukkan kepadamu dan kepada murid-murid-Ku dalam tarian, itulah yang Aku sebut sebuah misteri ... Kamu mendengar bahwa Aku menderita, padahal Aku tidak menderita; dan bahwa Aku tidak menderita, padahal Aku menderita; dan bahwa Aku ditombak, padahal Aku tidak terluka; bahwa Aku digantung, padahal Aku tidak digantung; bahwa darah mengalir dari-Ku, padahal tidak ada darah yang mengalir; dan, singkatnya, apa yang mereka katakan tentang Aku, Aku tidak mengalaminya, tetapi apa yang tidak mereka katakan, itulah hal-hal yang membuatku menderita ..."
##################################
Sumber
Setelah melantur untuk menelaah sumber kitab-kitab apokrif, cukup adil rasanya jika di sini saya suguhkan ulasan singkat mengenai sumber Injil Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes. Tanpa memasuki pembahasan yang rinci dan panjang-lebar mengenai sumber dan kritik teks, agaknya berguna untuk dicatat bahwa Matius, Markus, dan Lukas sering kali mewakili sebuah fron bersatu yang sedikit berada dengan Yohanes, dan itulah sebabnya ketiga injil pertama biasanya dirujuk sebagai Injil-Ijjil Sinoptik. Lebih jauh, keempat injil tersebut didasarkan, setidaknya sebagian, pada sumber-sumber tertulis sebelumnya, seperti Q, proto-Markus, M, L, dan dokumen-dokumen lain yang dihipotesiskan serta tidak satupun dari keempat injil katonik ini yang benar-benr ditulis oleh salah seorang murid Yesus.
Lebih jauh lagi, tatanan komposisi injil-injil biasanya diyakini secara berurutan dimulai dari Markus, Matius, Lukas, dan terakhirYohanes. Harus dicatat lebih lanjut bahwa baik Matius maupun Lukas mendasarkan sebagian catatan-catatannya pada Markus. Dalam bentuk awalnya yang lengkap, tidak satu pun dari keempat injil itu bisa ditelusuri waktunya lebih awal daripada sekitar perempat terakhir abad ke-2 M. Penyuntingan keempat injil kanonik tersebut terus dilakukan selama beberapa abad pertama Masehi. Jumlah total hal-hal di atas membuktikan bahwa tidak satu pun dari pada pengarang keempat injil kanonik itu benar-benar merupakan saksi-mata atas peristiwa-peristiwa penyaliban, meskipun kitab mereka masing-masing tampaknya memasukkan catatan-catatan tangan pertama ini, yang pada kenyataannya hanya kisah-kisah tentang kejadian baru yang dituturkan kepada mereka, baik secara langsung maupun melalui para perantara.1
Dalam uraian berikut, beragam kisah penyaliban dalam injil-injil kanonik akan diuji. Dalam masing-masing kasus, pembacaan yang hati-hati akan dengan jelas mengisyaratkan bahwa orang yang disalib sama sekali bukanlah Yesus.
Pandangan Islam berkenaan Yudas Iscariot
Dalam Islam, Judas Iscariot (Yudas pengkhianat) telah dianggap sebagai pengkhianat kepada Nabi Allah Isa a.s. (Jesus Christ). Hal ini kerana atas tingkah lakunya yang telah melakukan khianat kepada Nabi Isa dan pengikutnya. Islam juga menegaskan bahawa Yudas yang sebenarnya disalib dan bukannya Nabi Isa. Kisah pengkhianatan Yudas dalam Islam adalah digambarkan bermula dari sifat Yudas yang mudah tertarik kepada tawaran royalti sebanyak 30 keping perak sekiranya dapat memberitahu tempat persembunyian Nabi Isa dan kaum Al-Hawariyun (12 sahabat Rasullullah Nabi Isa) kepada imam-imam kepala Yahudi. Pada malam selepas Nabi Isa dan kaum Al-Hawariyun menjamah hidangan moreh terakhir dalam peristiwa Santapan Terakhir. Baginda (Nabi Isa) telah membawa kaum Al-Hawariyun untuk bertahannuth, bertaqarrub dan bertasbih kepada Allah SWT di Taman Gethsamani, Baitumuqaddis. Tidak beberapa lama kemudian, Nabi Isa telah menerima kedatangan Judas Iscariot bersama dengan bala tentera Rom yang berada di luar taman, Yudas yang masuk kedalam taman lalu segera datang menghampiri Nabi Isa dan membisikkan sesuatu kepada Nabi Isa (diriwayatkan dalam bisikan itu Yudas mengatakan kepada Nabi Isa dengan perkataan “Salam sejahtera wahai Rasullullah” dalam bahasa Ibrani). Sejurus selepas itu Allah Yang Maha Agung lagi Maha Bijaksana telah menukarkan raut wajah Yudas agar seiras dengan wajah Nabi Isa sekaligus mengangkat Nabi Allah Isa ke langit. Yudas yang tidak tahu mengena tentang perihal itu telah keluar daripada taman lalu terus ditangkap oleh bala tentera Rom yang menunggu di luar taman. Dalam kejadian itu Yudas mengatakan yang dia bukan Nabi Isa yang dimaksudkan tetapi pernyataannya itu langsung tidak dihiraukan. Anggota Al-Hawariyun yang melihat peristiwa itu bertempiaran lari membawa diri sendiri. Selepas kejadian itu, Yudas telah ditangkap dan dibawa ke muka pengadilan, namun dia tetap berkeras yang mengatakan yang dia bukannya Nabi Isa yang dimaksudkan. Bangsa Israel, imam-imam kepala Yahudi, dan anggota kesatria Rom telah menolak pernyataan Yudas dan menetapkan agar Yudas disalibkan. Pada hari penyaliban, Yudas telah didera, dicemuh dan dihina oleh kaum Israel, keadaan dia menjadi gila dan dia tidak siuman lagi. Sehinggalah dia telah disalibkan di kayu salib lalu dia berkata “Eli-Eli Lammasabacthtani” maksudnya Allah Allah mengapa Kau tinggalkan aku”. Sesungguhnya Allah tidak akan meninggalkan hambanya itu sesuka hati tetapi hanya sebagai balasan kepada perbuatan buruk orang yang mengkhianat RasulNya. http://ms.wikipedia.org/wiki/Judas_Iscariot
Menjawab Tudingan “Al-Qur’an Memberikan Pernyataan yang Berbeda-beda tentang Penciptaan Manusia”
Adanya tudingan yang mengatakan bahwa Al-Qur’an memberikan pernyataan yang berbeda-beda tentang penciptaan manusia, karena terkadang disebutkan bahwa disebutkan bahwa manusia itu diciptakan dari: “tanah” (Al-Hajj (25):5), terkadang disebutkan dari :“lumpur hitam yang diberi bentuk” (Al-Hijr (15):28), terkadang disebutkan dari: “tanah liat” (Ash-Shaffat (37):11), terkadang disebutkan dari: “setetes mani” (Yasin (36):77), dan terkadang disebutkan dari: “air yang hina” (al-Mursalat (77):20).
Semua keterangan diatas tidak ada yg bertentangan sama sekali, ayat-ayat tersebut hanya memberitahukan tentang berbagai macam bentuk penciptaan manusia, sebagaimana firman Allah:”Dan sungguh, Dia telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan (kejadian).” (Nuh (71):14)
Semua keterangan diatas tidak ada yg bertentangan sama sekali, ayat-ayat tersebut hanya memberitahukan tentang berbagai macam bentuk penciptaan manusia, sebagaimana firman Allah:”Dan sungguh, Dia telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan (kejadian).” (Nuh (71):14)
Langganan:
Postingan (Atom)