Cari Di Blog Ini

Jumat, 16 Maret 2012

Islam dihujat : dewa bulan

III. ALLAHJangan berkata tentang Allah
Kecuali yang Haq…
DEWA BULAN
oleh :Irene handono
menjawab buku the islamic invasion (robert morey)
Tradisi Kristen yang telah kita bahas diatas rupanya ingin diimbaskan kepada ajaran Islam dengan mengembalikan ajaran Islam pada paganisme Arab dan menghilangkan fakta sejarah bahwa paganisme Arab tersebut adalah paham yang diperangi habis-habisan oleh Rasulullah dan umatnya. Oleh sebab itu maka Dr. Morey menyudutkan Islam dengan mengemukakan poin-poin hujatan berikut :
1. Bahwa Umat Islam menyembah dewa bulan.
2. Tentang Allah dalam Islam dan Tuhan dalam Bibel.
Pada hujatan pertama, Dr. Robert Morey ingin mengelabuhi masyarakat bahwa umat muslim adalah masyarakat pagan, sehingga negaranya mendapatkan pembenaran atas segala apa yang mereka perbuat terhadap negara-negara Islam yang ia nyatakan pagan. Sedang dalam poin kedua ia ingin memisahkan antara kepercayaan Kristen dengan Islam. Jika yang dimaksud adalah Kristen Trinitas maka adalah benar tidak sama, karena umat Islam menESAkan Tuhan sementara Kristen Trinitas “menyekutukan” Tuhan. Tapi kalau yang dimaksud adalah Kristen Unitarian (Nazaren/Nashoro) tentu saja masalahnya lain, karena mereka berpaham monoteisme. Suatu upaya pembuktian Class of Civilization yang ujung-ujungnya adalah kekuasaan dan Ekonomi (Minyak).
Dr. Robert Morey menyatakan bahwa Allah adalah nama dari Dewa Bulan yang disembah di Arab sebelum Islam. Hal ini ia kuatkan dengan pernyataan bahwa :
  • Nama Allah sudah dikenal masyarakat Arab sebelum kenabian Muhammad.
  • Adanya nama-nama seperti Qomaruddin, Syamsuddin.
  • Kepercayaan Jahiliyah (PraIslam), agama Astral.
  • Berhala yang ada di Ka’bah.
  • Simbol bulan sabit.
Yang agak memalukan bahwa dalam membuktikan tuduhan-tuduhannya tersebut Pak Doktor ini banyak memanipulasi pernyataan dari penulis-penulis yang menjadi rujukannya. Sebagai Contoh :

Islam dihujat : MILLATU IBRAHIM DI TANAH ARAB

II. ARABIA PRA ISLAMAjaran Ibrahim Adalah Agama yang Lurus dan Kepasrahan…
MILLATU IBRAHIM DITANAH ARAB
Oleh : Irene handono
menjawab buku Islamic Invation (robert morey)

Kehidupan Kesukuan
Kebanyakan penduduk Arab pada saat itu merupakan angota suku yang hidupnya mengembara, meskipun ada juga suku-suku yang hidupnya menetap di satu tempat atau kota kecil, seperti Makkah. Mereka menjalani kehidupan dengan mengandalkan unta dan ternak yang lainnya. Karena itu, kehidupan suku-suku ini ditentukan oleh kondisi geografis. Di banyak daerah hujan sangat jarang terjadi. Setelah musim penghujan di beberapa daerah akan muncul tumbuhan selama beberapa minggu dan ke daerah itulah suku-suku pengembara bergerak, tetapi ketika tumbuhan sudah kering mereka harus ke areal di mana terdapat sumur dan tampungan air. Setiap suku membutuhkan daerah yang lebih luas daripada yang bisa mereka pergunakan dalam satu waktu. Oleh karenanya, terdapat suatu pemahaman tentang adanya hak sebuah suku terhadap satu padang rumput, dan sebuah suku yang kuat akan tetap mempertahankan haknya dengan kekuasaan. Ketika sebuah suku sudah terlalu lemah untuk mempertahankan haknya, suku tersebut dapat menarik suku lain yang kuat untuk mendukung dan melindungi, hubungan ini merupakan sesuatu yang lazim.
Selama berabad-abad, suku Badui di kawasan Hijaz dan Nejed telah hidup dalam persaingan tajam satu sama lain demi memperebutkan kebutuhan-kebutuhan pokok. Untuk membantu masyarakat menanamkan semangat komunal yang esensial bagi pertahanan hidup, orang Arab telah mengembangkan sebuah ideologi yang disebut Muru’ah, suatu konsep etik yang banyak mengandung fungsi agama. Dalam pengertian konvensional, orang Arab hanya memiliki sedikit waktu bagi agama. Mereka mempunyai sekumpulan dewa-dewa pagan dan beribadat di tempat-tempat suci ini bagi kehidupan ruhani. Mereka tak memiliki pandangan tentang kehidupan sesudah mati, tetapi percaya bahwa dahr, yang dapat diterjemahkan sebagai “waktu” dan “nasib”, sangatlah penting -sebuah sikap yang barangkali esensial dalam masyarakat yang angka kematiannya begitu tinggi.

MENJAWAB TUDUHAN ISLAM HANYA UNTUK BANGSA ARAB BERDASARKAN QS. 27:91 DAN QS. 43:3


ISLAM HANYA UNTUK ORANG ARAB SAJA BUKAN UNTUK SELURUH DUNIA  BERDASARKAN AYAT-AYAT INI:
QS. 27:91
‘Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini (Mekah) Yang telah menjadikannya suci dan kepunyaan-Nya-lah segala sesuatu, dan aku diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.’

QS. 43:3
‘Sesungguhnya Kami menjadikan Al Qur’an dalam bahasa Arab supaya kamu memahami (nya).’

Jawab:

HADIST HADIST PELINTIRAN YANG SERING DIPAKAI PENGGUGAT DAN PENGHUJAT ISLAM (Part 1)

Bukan sesuatu hal yang baru para Penghujat dan penggunggat Islam menggunakan berbagai cara ,dan salah satu cara yang mereka gunakan adalah memelintir ,memutilasi bahkan membuat hadist palsu untuk dijadikan senjata Menggugat dan Menghujat Islam.
dan Hadist Hadist hasil pelintiran,dimutilasi atau hadist palsu tersebut disebarkan dikalangan mereka. dan tak sedikit dari mereka menyebarkan hadist hadist tersebut kepada masyarakat Muslim awam .
dan berikut ini kami sampaikan beberapa contoh contohnya.
dan kami sajikan dengan tulisan serial,

1. ALLAH SWT MENUDUH PERUT BERBOHONG
Sahih Bukhari 7.71.614
Diriwayatkan oleh Abu Said: seseorang datang pada sang nabi dan berkata, ‘Saudaraku perutnya sedang sakit.”
Sang Nabi berkata, “Suruh dia minum madu.”
Orang itu datang lagi dan berkata, “Sudah kusuruh minum madu tapi malah tambah parah.” Sang nabi lalu berkata, “Allah telah mengatakan yang sesungguhnya, perut saudaramu yang berbohong.”
JAWABAN :
HADITS ASLINYA BEBUNYI :
HR Abu Said Al-Khudri ra, ia berkata. Ada seorang lelaki datang kepada Rasulullah, lalu berkata : Saudaraku merasa mual-mual perutnya. Rasulullah bersabda, minumkanlah madu! Setelah orang itu memberi madu kepede saudaranya,… dia datang laig kepada Rasulullah dan melapor : aku telah meminumkannya madu tetapi dia malah bertambah mulas. Kejadian itu berulang sampai dengan 3kali. Pada kali ke Rasulullah, tetap bersabda: Minumkanlah Madu! Orang itupun mash saja melapor. Aku benar-benar telah meminumkannya madu tetapi dia malah bertambah mulas, maka Rasulullah bersabda, Maha Benar Allah (dlm firman Nya, surat An Nahl 69) dan ada yang tidak beres dengan perut saudaramu itu. Akhirnya Rasulullah sendiri yang meminumkannya madu dan saudara orang itupun sembuh”
Redaksi Hadits ini dirubah oleh orang yang tidak bertanggung jawab
===================================================
2.  MONYET PUN MEMPRAKTEKKAN HUKUM SYARIAH
Sahih Bukhari 5.58.188
Diriwayatkan ‘Amr bin Maimun: Ketika perioda pra-islam, jaman jahilliyah, aku melihat monyet betina dikelilingi oleh sejumlah monyet-monyet lain. mereka semuanya sedang merajam monyet betina itu, karena monyet itu telah melakukan zinah. Akupun ikut merajamnya.
JAWABAN :

Wanita Haid dalam Pandangan Islam dan Alkitab


KAUM KAFIRIN SERING MEMPERMASALAHKAN HADIST INI:
 
Diperbolehkan bagi seorang suami untuk menggauli isterinya yang sedang haid selain apa yang tertutupi kain. Yaitu, selain apa yang terletak antara pusar dan lutut. Diriwayatkan dari Maimunah Ummul Mukminin, Aisyah r.a, ia berkata:

“Adalah Nabi Saw. apabila hendak menggauli salah seorang isteri dari isteri-isterinya, ia menyuruhnya agar memakai kain sementara ia sedang haid.” (HR. Bukhârî-Muslim)

Demikian pula dengan pendapat kebanyakan para ulama yang membolehkan suami menggauli isterinya yang sedang haid, selain pada kemaluannya. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah Saw., “Perbuatlah segala sesuatu kecuali bersetubuh.” (HR. Muslim)

Menurut riwayat dari salah seorang isteri Rasulullah Saw., disebutkan: “Adalah Rasulullah Saw. ketika beliau menginginkan sesuatu dari isterinya yang sedang haid, maka ia mengenakan padanya kain penutup pada kemaluannya.” (HR. Abu Dawud)
TANGGAPAN :

Kamis, 15 Maret 2012

Menjawab Pertanyaan Soal Qs(70) Al Ma’arij 40


  • Assalamu Alaikum Ustad, Saya ingin bertanya pertanyaan penting, di dunia nyata saya mendapat pertanyaan oleh seorang muallaf yg membuat saya kesulitan menjawabnya.
    Pertanyaannya begini: kenapa didalam Al-quran surat 70:40 seolah-olah berarti Allah bersumpah kepada Tuhan yg lain
    “Maka Aku bersumpah demi Tuhan yg mengatur tempat-tempat tebit dan tenggelamnya matahari, sungguh Kami pasti mampu [QS. Al-Ma'arij :40, Al-quran dan Terjemahannya, CV Penerbit Diponegoro 2005, Departemen Agama RI]
    Jika Ustadz mengetahui tafsirnya dimohon untuk menjawabnya demi kelancaran dakwah Islam,
    Jazakumullah..
    Wassalam….
Amor jawab
wa’alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh…
A.sebelum menjawab pertanyaan tersebut,perlu diketahui saya hanyalah orang biasa, yang sedang belajar.   dan dalam hal ini saya belajar menjawab pertanyaan tersebut sesuai kemampuan dan pengetahuan saya..

B.untuk menjawab masalah Sumpah,kita perlu tahu Pengertian SUMPAH  
PENGERTIAN SUMPAH dalam Al Qur’an(1) 

Kata ‘sumpah’ berasal dari kata Arab ‘qasam’ yang akar katanya disusun oleh huruf ‘qaf-sin-mim’, kata ini menurunkan beberapa pengertian : to divide, dispose, separate, apportion, distribute..
http://www.studyquran.org/LaneLexicon/Volume8/00000242.pdf
Kata ‘qasam’ diartikan ‘bersumpah’ misalnya terdapat pada ayat :
falaa uqsimu bimawaaqi’i alnnujuumi
[56:75] Maka Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang.
falaa uqsimu bialsysyafaqi
[84:16] Maka sesungguhnya Aku bersumpah dengan cahaya merah di waktu senja,
laa uqsimu bihaadzaa albaladi
[90:1] Aku benar-benar bersumpah dengan kota ini (Mekah),
Namun kata ‘qasam’ dengan derivasinya juga diartikan membagi, memisahkan, misalnya terdapat pada ayat :
wa-idzaa hadhara alqismata uluu alqurbaa waalyataamaa waalmasaakiinu faurzuquuhum minhu waquuluu lahum qawlan ma’ruufaan
[4:8] Dan apabila sewaktu pembagian itu hadir kerabat, anak yatim dan orang miskin, maka berilah mereka dari harta itu (sekedarnya) dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang baik.
Faalmuqassimaati amraan
[51:4] dan (malaikat-malaikat) yang membagi-bagi urusan
tilka idzan qismatun dhiizaa
[53:22] Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil.

Muncul pertanyaan :

Rabu, 14 Maret 2012

Kata "Kami" di Dalam Al Qur'an

QS Al Ikhlas (112) : 1 "Katakanlah bahwa Allah itu Maha Esa"

Makanya Allah memperingatkan kepada penyembah trinitas melalui QS Al-MaaIdah (5) :73 "Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih".

Dalam kaidah bahasa kita kenal yg namanya JAMAK BILANGAN dan JAMAK PENGHORMATAN, dan kata KAMI yg sering kita temukan dalam Al-Quran itu adalah bukan dalam bentu jamak bilangan seperti yg selalu dituduhkan umat non Muslim selama ini. Namun itu adalah jamak penghormatan kepadah Yang Maha Agung, Maha Mulia yaitu Allah SWT.

sekali lagi sebagai penghormatan Bahasa Arab ialah bahasa paling sukar didunia. Sedang bahasa paling sukar nomor 2 ialah Bahasa China. Hal ini disebabkan karena dalam 1 kata, bahasa arab memiliki banyak makna.
Contoh: Sebuah gender, dalam suatu daerah boleh bermakna lelaki, tapi dalam daerah lain malah bermakna perempuan. Dalam bahasa Arab, dhamir ‘NAHNU ’ ialah dalam bentuk jamak yang berarti kita atau kami .

Tapi dalam ilmu ‘NAHWU SHARAF’, maknanya tak cuma kami, tapi aku, saya dan lainnya. Tapi bagi mereka yang faham bahasa Arab sebagai bahasa yang kaya dengan makna dan kandungan seni serta balaghah dan fashohahnya, Ambil gampang nya ya untuk logika sederhana nya: Jika memang “Kami” dlm Al Qur’an diartikan banyak (lebih dari 1),,

Senin, 12 Maret 2012

KELEMAHAN HADITS-HADITS TENTANG FADHILAH SURAT YASIN


Oleh  :  ustadz  Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Potret(035)-01-10-09
Muqaddimah
Kebanyakan kaum muslimin membiasakan membaca surat Yasin, baik pada malam Jum’at (hari Jum’at menjelang khatib naik mimbar, tambahan-peny), ketika mengawali atau menutup majlis ta’lim, ketika ada atau setelah kematian dan pada acara-acara lain yang mereka anggap penting.

Saking seringnya surat Yasin dijadikan bacaan di berbagai pertemuan dan kesempatan, sehingga mengesankan, Al-Qur’an itu hanyalah berisi surat Yasin saja. Dan kebanyakan orang membacanya memang karena tergiur oleh fadhilah atau keutamaan surat Yasin dari hadits-hadits yang banyak mereka dengar, atau menurut keterangan dari guru mereka.

Al-Qur’an yang di wahyukan Allah adalah terdiri dari 30 juz. Semua surat dari Al-Fatihah sampai An-Nas, jelas memiliki keutamaan yang setiap umat Islam wajib mengamalkannya. Oleh karena itu sangat dianjurkan agar umat Islam senantiasa membaca Al-Qur’an. Dan kalau sanggup hendaknya menghatamkan Al-Qur’an setiap pekan sekali, atau sepuluh hari sekali, atau dua puluh hari sekali atau khatam setiap bulan sekali. [Hadist Riwayat Bukhari, Muslim dan lainnya]

Sebelum melanjutkan pembahasan, yang perlu dicamkan dan diingat dari tulisan ini, adalah dengan membahas masalah ini bukan berarti penulis melarang atau mengharamkan membaca surat Yasin.

Sebagaimana surat-surat Al-Qur’an yang lain, surat Yasin juga harus kita baca. Akan tetapi di sini penulis hanya ingin menjelaskan kesalahan mereka yang menyandarkan tentang fadhilah dan keutamaan surat Yasin kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
 
Selain itu, untuk menegaskan bahwa tidak ada tauladan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca surat Yasin setiap malam Jum’at, setiap memulai atau menutup majlis ilmu, ketika dan setelah kematian dan lain-lain.

Mudah-mudahan keterangan berikut ini tidak membuat patah semangat, tetapi malah memotivasi untuk membaca dan menghafalkan seluruh isi Al-Qur’an serta mengamalkannya.
 
KELEMAHAN HADITS-HADITS TENTANG FADHILAH SURAT YASIN

Jawaban untuk Misionaris Kristen : Ayat Al-Qur'an Dikorup 127 Ayat? Dan Bibel Kehilangan 18.666 Ayat?

Ayat Al-Qur'an Dikorup 127 Ayat? 

SALAH satu rujukan misionaris untuk menyatakan Al-Qur'an palsu adalah buku The Origins of the Koran, Classic Essays on Islam’s Holy Book karya Ibn Warraq (nama samaran). Setelah keluar dari Islam, murtadin asal Pakistan yang pernah menjadi kurir Salman Rushdie ini mendirikan Institute for the Secularisation of Islamic Society (ISIS), yang memfokuskan diri pada kritik Al-Qur'an.

Di antara amunisi Ibn Warraq untuk menggugurkan otentisitas Al-Qur'an adalah tudingan bahwa surat Al-Ahzab yang dimiliki umat Islam ini sudah tidak asli, karena menyusut 127 ayat dari Al-Qur'an asli yang diajarkan Rasulullah SAW. Berikut kutipannya:

“Variant Versions: Verses Missing, Verses Added. Almost without exceptions Muslims consider that the Quran we now possess goes back in its text and in the number and order of the chapters to the work of the commission that ‘Uthman appointed. Muslim orthodoxy holds further that ‘Uthman’s Quran contains all of the revelation delivered to the community faithfully preserved without change or variation of any kind and that the acceptance of the ‘Uthmanic Quran was all but universal from the day of its distribution. The orthodox position is motivated by dogmatic factors; it cannot be supported by the historical evidence. –Charles Adams–

While modern Muslims may be committed to an impossibly conservative position, Muslim scholars of the early years of Islam were far more flexible, realizing that parts of the Koran were lost, perverted, and that there were many thousand variants which made it impossible to talk of the Koran. For example, As-Suyuti (died 1505), one of the most famous and revered of the commentators of the Koran, quotes Ibn ‘Umar al Khattab as saying: "Let no one of you say that he has acquired the entire Quran, for how does he know that it is all? Much of the Quran has been lost, thus let him say, ‘I have acquired of it what is available’" (As-Suyuti, Itqan, part 3, page 72). Aisha, the favorite wife of the Prophet, says, also according to a tradition recounted by as-Suyuti, "During the time of the Prophet, the chapter of the Parties used to be two hundred verses when read. When ‘Uthman edited the copies of the Quran, only the current (verses) were recorded" (73)” (The Origins of the Koran, Classic Essays on Islam’s Holy Book, editor Ibn Warraq, p. 5-6)

[Bermacam Versi: Ayat yang Hilang dan Ayat yang Ditambahkan. Tanpa kecuali, setiap orang Islam mengatakan bahwa Quran yang kita miliki sekarang sama persis baik dalam teks, nomor dan urutan bab dengan Al-Qur'an yang disusun oleh komisi yang ditunjuk khalifah Usman. Malah Muslim konservatif mengatakan bahwa Qurannya Usman berisi semua wahyu yang disampaikan pada masyarakat dan dijaga dengan teliti tanpa mengalami satu perubahan atau variasi macam apapun. Dikatakan pula bahwa Qurannya Usman memang universal dari hari pertama disebarkan. Tapi sikap ortodoks ini dimotivasi oleh faktor dogma yang tidak didukung bukti sejarah. (Charles Adams).

Sementara kaum cendekiawan Muslim dari tahun-tahun awal Islam jauh lebih fleksibel daripada Muslim sekarang. Mereka menyadari bahwa ada bagian-bagian Al-Qur'an yang hilang, menyimpang, dan ada banyak ribu variasi. Misalnya, As-Suyuti (wafat 1505), salah seorang pakar Al-Qur'an yang paling terkenal dan dihormati, mengutip pernyataan Ibnu Umar Al-Khatthab: "Janganlah salah seorang dari kalian mengatakan bahwa ia telah mendapatkan seluruh Quran, karena bagaimana dia tahu bahwa itu memang keseluruhannya? Banyak dari Quran telah hilang. Oleh karena itu kalian harus mengatakan, "Aku telah mendapatkan bagian Al-Qur'an yang ada" (As-Suyuti, Itqan, jilid III, halaman 72). As-Suyuti juga menceritakan, Aisyah istri tersayang nabi mengatakan, “Pada masa Nabi, surat Al-Ahzab berjumlah 200 ayat. Tapi setelah Usman melakukan kodifikasi, jumlahnya menyusut menjadi seperti sekarang (yakni 73 ayat)”]

Tuduhan bahwa Al-Qur'an kehilangan 127 ayat itu, sampai sekarang menjadi rujukan para misionaris Kristen maupun untuk memurtadkan umat Islam. Misionaris lain yang mengungkapkan tudingan itu adalah Robert Morey dalam bukunya The Islamic Invasion.

Menjawab Situs IsadanAlquran.com Tanggapan Orang Kristen Menyembah Satu Allah, Bukan Tiga


Pada artikel kali ini situs Isadanalquran.com menulis tentang kritikan mereka terhadap surat An-Nisa yang menyebut bahwa Kristen menyembah 3 (tiga) Allah atau Tuhan. dengan sikap menjelaskan dan menyalahkan mereka menyatakan bahwa Kristen tidaklah menyembah tiga Tuhan akan tetapi menyembah satu Tuhan. berikut saya copy secara utuh tulisan tersebut.

http://www.isadanalquran.com/An-Nisa-4171/orang-kristen-menyembah-satu-allah-bukan-tiga#islam

Orang Kristen Menyembah Satu Allah, Bukan Tiga

“....Janganlah kamu mengatakan: "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu).” (Qs 4:171). Al-Quran dan umat Muslim mengira bahwa orang Kristen menyembah tiga Tuhan, sebab mereka mengartikan demikian ayat di atas.

Berapa Tuhan Umat Kristen?